
makanan sehat
Oleh Admin Yukhidupsehat.net
Sebelumnya saya minta maaf sudah lama tidak posting dalam blog ini. Ok dech, anda tertarik dengan judul di atas? Makanan yang dimaksud adalah jeroan. Yang disebut sebagai jeroan adalah semua bagian kecuali daging utama, otot dan tulang. Seringkali jeroan dianggap sebagai musuh kesehatan dan dianggap sebagai sampah. Di beberapa negara seperti Amerika, jeroan tidak biasa dikonsumsi oleh manusia karena pada umumnya dibuang atau untuk pakan ternak. Namun di beberapa negara seperti Italia, Spanyol, Skotlandia, Yunani, Turki, Rumania, Inggris, Jepang, Brazil dan Libanon, jeroan menjadi bahan olahan makanan lezat yang banyak diminati.
Secara umum, jeroan mengandung banyak zat gizi diantaranya karbohidrat protein, lemak, vitamin dan mineral. Vitamin yang terdapat pada jeroan adalah B kompleks dan vitamin A terutama vitamin B12 dan asam folat. Mineral yang terkandung dalam jeroan diantaranya zat besi, kalium, magnesium, fosfor dan seng. Nilai protein jeroan tidak kalah dengan daging sapi dan daging lembu.
Jeroan baik untuk memelihara sel-sel saraf agar berfungsi optimal. Kandungan vitamin B12 pada jeroan dapat mengurangi potensi gangguan sistem kerja sel-sel saraf sehingga dapat menurunkan risiko terjadinya gangguan memori pada otak. Selain itu, jeroan juga baik untuk mencegah anemia yang disebabkan karena kekurangan asam folat dan zat besi. Kandungan seng dan vitamin A pada jeroan khususnya hati sangant baik untuk memelihara kesehatan jaringan epitel, termasuk endotelium pembuluh darah. Untuk menyiasatinya sebaiknya mengonsumsi jeroan bersama dengan sayuran atau buah buahan. Sayuran dan buah telah terbukti secara ilmiah memiliki serat pangan yang dapat menurunkan kolesterol dalam darah. Bagi penderita asam urat, jeroan tidak aman untuk dikonsumsi karena memiliki kandungan purin yang sangat tinggi.
Sebelum anda membeli jeroan, pilihlah jeroan yang masih segar. Kriteria masih segar dapat dilihat dari warna yang sama ketika pertama kami dipotong, lembab dengan permukaan tidak berlumpur, beraroma segar dan tidak terendam air. Jeroan yang telah dibeli sebaiknya segera diolah. Jika tidak berniat untuk mengolah dengan segera maka simpanlah jeroan di dalam almari es dan tidak boleh disimpan lebih dari satu atau dua hari lebih.
Sedikit tips :
Untuk menghilangkan bau amis yang ada pada jeroan, gunakan air perasan jeruk atau lemon.
Dan untuk mengurangi kandungan urin, lemak dan kolesterol yang tinggi maka proses perebusan dapat menjadi pilihan sebelum diolah menjadi jenis masakan yang lain.
Untuk info yang lain anda bisa kunjungi artikel Hidup Sehat dan 5 Kunci Gaya Hidup Sehat.